Tak terasa ternyata sudah lebih dari 3 bulan tidak posting. Mengapa? Sibuk? Kesibukan sebenarnya seperti biasa. Tidak ada peningkatan kesibukan secara signifikan. Lalu mengapa? Alasannya simpel. Karena semua kegiatan berkomputer baik-baik saja. Tidak ada masalah. Biasanya saya menulis di sini ketika saya menghadapi masalah terkait penggunaan komputer. Nah, kali ini masalahnya adalah saya menemukan banyak file yang namanya tidak sesuai dengan standar saya.

Contoh, adik-adik asisten anatomi mengirimkan softcopy materi asistensi. Penamaan file yang diberikan adik-adik adalah berawalan dengan MC untuk materi systema musculoskeletale. Saya ingin melakukan rename semua file tersebut yang semula berawalan MC menjadi berawalan Asistensi Anatomi Syst Musculoskeletale. Perubahan nama banyak file dengan nama yang cukup panjang tentu saja menyita waktu. Sebenarnya ini masih sangat mendingan, hanya 6 file. Rename satu-persatu sebenarnya tidak masalah juga. Tapi bagaimana kalau kasus serupa jumlah filenya puluhan, ratusan bahkan ribuan? Era industri 4.0 semakin menuntut efisiensi waktu. Efisiensi waktu ini berdampak pada efisiensi tenaga, baik itu tenaga brainware maupun komputernya yang kemudian mengakibatkan efisiensi biaya.

Alhamdulillah, GNU/Linux terutama Slackware secara default bisa melakukan hal itu dengan mudah.

$ for file in MC*; do mv "$file" "${file/MC/Asistensi\ Anatomi\ Syst\ Musculoskeletale}"; done