Haruskah menjadi programmer untuk memakai linux
“Apakah linux hanya boleh dipakai programmer?” Jawabannya: tidak! Linux banyak distronya. Ada distro yang bisa dipakai langsung oleh masyarakat umum seperti mxlinux, ubuntu dan linux mint. Ada juga yang butuh tambahan pengetahuan dan skills agar sangat nyaman menggunakannya seperti slackware, archlinux dan gentoo.
“Apakah programmer harus pakai linux?” Tentu saja, tidak! Linux khususnya slackware secara default menyediakan tools atau software dasar yang cukup lengkap bagi programmer. Semangat kemerdekaan (freedom) yang diusung menjadikan tidak ada keharusan untuk memakai linux. Seandaianya, kita membeli laptop, toko sudah menginstallkan linux di laptop tersebut, hak kita tetap dihormati. Karena kita beli laptop, tentunya perlakuan kita atas laptop itu adalah kewenangan kita. Kita mau menggunakan laptop untuk apa juga adalah hak kita. Ya, linux memberikan freedom, kebebasan, kemerdekaan kepada masyarakat. Ingin pakai silakan. Tidak pakai juga tidak mengapa, itu hak masyarakat. Tidak boleh dipaksa harus menggunakan sistem operasi tertentu. Demikian juga bagi programmer. Linux sudah menyediakan banyak tools berbagai bahasa pemrograman. Mau dipakai silakan, tidak juga boleh. Tidak ada paksaan. Dalam kenyataannya pun, programmer ada yang pakai bukan linux, dan itu sah. Tentu saja mereka yang pakai linux juga tidak boleh dikucilkan, diremehken, di-_bully_, ataupun dijauhi karena dianggap hacker.