Install slims
Slims adalah sistem perpustakaan digital yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan dan akses koleksi buku serta sumber informasi lainnya. Dengan teknologi modern, slims memungkinkan perpustakaan di berbagai tempat untuk mengelola data buku, peminjaman, pengembalian, dan katalog secara efisien dan terintegrasi. Sistem ini juga mendukung pencarian cepat dan akurat, sehingga masyarakat dapat dengan mudah menemukan buku yang dibutuhkan.
Slims bersifat open source sehingga bisa digunakan semua orang dan gratis. Software ini tersedia untuk linux dan windows. Selain open source, aplikasi ini buatan dalam negeri lho. Dikembangkan oleh para pustakawan dan orang-orang yang berkecimpung di dunia perpustakaan.
Sayangnya slims belum tersedia di SBo apalagi slackware official repo. Sebenarnya pengembang menyediakan source code slims di github. Kami coba install sesuai petunjuk di dokumentasinya ternyata complicated jika diterapkan ke slackware. Maksudnya, membutuhkan patch agar sesuai dengan pakem slackware. Nah, untuk membuat patch ini yang kami belum sempat, atau lebih tepatnya aras-arasen untuk menyempatkan diri di tengah cuaca Kota ATLAS yang panas ini. Walhasil, pakai docker saja yang biasanya tidak terlalu ribet. Berhubung ada file docker-compose.yml di reponya, sekalian saja install docker compose kalau belum diinstall agar lebih mudah.
Setelah docker compose terinstall, pastikan service docker berjalan.
1
ps aux|grep docker
Kalau hasilnya hanya grep berarti docker belum aktif. Jalankan
1
bash /etc/rc.d/rc.docker start
jika ingin docker langsung aktif setelah booting jangan lupa untuk menjadikannya executable dengan
1
chmod +x /etc/rc.d/rc.docker
Kemudian, download slims
1
git clone https://github.com/slims/slims9_bulian.git
Oiya, Slims 9 Bulian adalah release terbaru untuk saat ini.
Lalu masuk direktorinya dan lakukan pengaturan awal.
1
cd slims9_bulian
Pengaturan pertama adalah environment-nya.
1
cp .env.example .env
atur sesuai kebutuhan/kehendak. Berikut adalah file .env.exampleyang dimaksud
1
2
3
4
5
6
HTTP_PORT=8881
DB_PORT=3307
APP_ENV=production
DB_USER=root
DB_PASS=your_db_password_here
DB_NAME=senayan
Bagian yang sering diubah adalah DB_PASS. Untuk mendapatkan detil terkait error ubah APP_ENV dari production ke development.
Langkah selanjutnya, jalankan
1
docker compose up -d --build
Tunggu sebentar sampai semua services berstatus started. Kemudian buka di web browser localhost:8881. Jika halaman slims muncul berarti sudah selesai diinstall. Adapun untuk menjalankan tugas sebagai pustakawan silakan login dengan url localhost:8881/?p=login.