Menggunakan ratpoison

Ratpoison sesuai namanya benar adalah racun! Mouse-nya terkena racun! Penggunaan mouse menjadi minimal. User banyak menggunakan keyboard.

Memasuki lingkungan ratpoison user disambut interface hitam (mungkin dengan disertai bayangannya sendiri). Sudut kanan atas muncul ucapan selamat datang Welcome to ratpoison! Hit C - t ? for help.. Bagi yang selalu berpesta dalam gemerlapnya KDE Plasma, Cinnamon, Xfce, Mate, Budgie, dll sangat mungkin merasa njegleg atau keheranan bahkan mungkin bingung atau linglung. Tapi slackers insyaallah tetap tenang-tenang saja, bisa beradaptasi. Apalagi kalau emacs adalah text editor favoritnya. Apa hubungannya? Keduanya mempunyai keybindings yang serupa.

Keybindings-nya ada banyak. Di sini hanya ditampilkan beberapa saja yang sangat penting

  1. C - t keybindings utama. Oiya, bagi yang tidak terbiasa menggunakan emacs perlu tahu maksud C - adalah menekan dan tahan Ctrl kemudian tekan tombol berikutnya. C adalah Ctrl.
  2. C - t ! atau C - t shift 1 Untuk mengeksekusi command dengan shell. Sudut kanan atas akan terdapat space /bin/sh -c
  3. C - t ? atau C - t shift / untuk menampilkan contekan daftar keybindings
  4. C - t k close window yang sedang diaktifkan
  5. C - t q keluar dari ratpoison. Kalau cara ini gagal bisa dengan C - t : kemudian tuliskan quit

Itu sih tidak menarik! Kalau ada yang cantik dan praktis mengapa pakai yang sulit? Dalam dunia perlinuxan, sah-sah saja pemikiran demikian. Bebas memilih mana yang dia inginkan atau yang sesuai kebutuhannya, itulah salah satu filosofi dari free. Free is freedom. Jadi, bagi yang berjiwa petualang, menyukai tantangan, dan punya kemauan belajar, ingin menggunakan ratpoison, waktu dan tempat dipersilahkan….

 Share!

 
comments powered by Disqus