Post

Login slackware tty

Slackware mempertahankan command line interface (CLI) yang berbasis teks. Komputer dinyalakan kemudian booting sampai login. Semua itu dengan tampilan teks. Ujung bawah dijumpai login prompt seperti ini:

1
2
Welcome to Linux 6.18.18 (tty1)
darkstar login:

“Sambutan” Welcome to diikuti dengan Linux, 6.18.18, dan (tty1). Linux adalah nama kernel yang aktif, 6.18.18 adalah versi kernel, dan (tty1) menunjukkan teletypewriter yang aktif.

Baris berikutnya, darkstar adalah hostname yang dituliskan saat install. Kemudian login prompt login:. Kursor otomatis ditempatkan di sebelah kanan login prompt ini. Masukkan username kemudian enter.

Kemudian muncul password: dan masukkan password-nya. Loh, kok kosong? Tidak ada tulisan yang terlihat, entah itu huruf, angka, ataupun asterisk layaknya kalau menuliskan password! Keyboard tidak berfungsi? Install lancar tapi mengapa login jadi kacau begini?

Pengguna baru, atau yang mencoba sebelum membaca-baca dokumentasi, mungkin akan panik. Inilah yang kami alami saat pertama kali menggunakan slackware. Sebelumnya kami memakai BlankOn dan di kantor (sama seperti kantor pada umumnya) Microsoft Windows yang tampilannya grafis. Pindah slackware jadi njegleg dalam bahasa Jawa. Orang Inggris menyebutnya jetlag.

Tenang…. Ini normal. Mode CLI memang sengaja tidak menampilkan password yang diketik. Tujuannya? Biar lebih aman. Kok bisa?

Bayangkan ketika kita sedang login, mengetikkan username dan passsword, di belakang kita ada yang mengintip. Slackware yang dalam hal ini mewakili linux dan sistem operasi open source lainnya, yaitu BSD seperti OpenBSD dan FreeBSD yang login dengan antarmuka berbasis teks memang secure by default. Sudah by design seperti itu. Jika password yang diketik ditampilkan apa adanya, bisa ditebak kan? Lalu, mengapa kosong, tidak disensor saja misalnya dengan digantikan karakter asterisk atau bintang? Ketika password yang dituliskan diganti dengan asterisk atau karakter lainnya, berarti membuka celah keamanan. Pengintip bisa mengetahui berapa panjang password. Pengintip bisa mengira-ngira password bahkan bisa juga brute force yang lebih sistematis sehingga menambah risiko akun diambil alih.

Lalu, bagaimana cara loginnya kalau seperti itu? Ya langsung ketik saja password-nya kemudian enter. Apa yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Password ada, diketik, tapi tidak ditampilkan demi keamanan.

Kalau login sukses akan tampil user prompt # untuk root atau $ untuk user lainnya. Kalau gagal, muncul login prompt lagi.

This post is licensed under CC BY 4.0 by the author.