Post

Mengenal root

Urgensi mengenal root

Mengenal root sangat penting karena pembicaraan tentang root tidak hanya satu lingkup bahasan sesuai konteksnya. Ada beberapa konteks atau konsep tentang root ini. Kesalahan mengidentifikasi konteks bisa membuat linuxer tidak mengerjakan apa-apa atau bahkan menghapus linux yang telah dia install.

Root sebagai main directory

Konsep pertama: root as main directory. Root adalah direktori utama dari sistem linux dan BSD sekeluarga. Direktori ini dilambangkan dengan /. Semua direktori berada di bawah /. Contoh: /bin adalah direktori bin yang tepat berada di bawah /. /usr/bin adalah direktori bin yang di bawah usr dan direktori usr ini di bawah main directory /.

Root sebagai user

Konsep kedua: root as superuser. Root adalah user dengan wewenang tertinggi, sehingga disebut sebagai super user. Wewenang tersebut meliputi read, write, execute semua file. Read membaca atau melihat isi suatu file atau direktori. Write secara bahasa adalah menulis, tetapi lingkup wewenang menulis ini termasuk memodifikasi, edit dan menghapus. Execute mengeksekusi atau menjalankan suatu script atau program biner. Linuxer harus cermat saat menggunakan root dan tidak boleh sembarangan dalam memutuskan akan bertindak sebagai root.

/root

Konsep berikutnya: /root adalah home directory dari user atau akun root. “Rumah” milik root. /root adalah direktori khusus, tidak ada user lain yang memiliki home directory tepat di bawah /.

Root directory

Literatur ataupun forum yang berkaitan dengan open source software kadang menyebutkan istilah root directory. Root directory yang dimaksud bisa merupakan / atau selainnya. Contoh penggunaan yang selain / : ada suatu file arsip sebut saja mawar.tar.gz. File mawar.tar.gz diekstrak di /home muncullah direktori mawar. Direktori mawar ini memiliki subdirektori mawar1 dan mawar2. Ketika disebut root directory mawar maka maksudnya adalah direktori mawar yang ada di dalam /home bukan di bawah /.

This post is licensed under CC BY 4.0 by the author.