Mengenal open source software
Pengertian open source software
Open source software (OSS) adalah perangkat lunak yang, sesuai namanya, kode sumbernya bersifat open. Maksud open adalah siapapun bisa memiliki akses untuk melihat, membaca, mempelajari, menyebarluaskan, memodifikasi, dll. Keterbukaan ini biasanya diikuti dengan kebebasan, sehingga muncullah istilah free and open source software.
Free adalah freedom! Kebebasan atau kemerdekaan. Kebebasan ini terkait erat dengan keterbukaan. Kebebasan tersebut meliputi:
- Freedom 0. Kebebasan untuk menjalankan program sesuai keinginan untuk berbagai tujuan
- Freedom 1. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program tersebut berjalan/bekerja dan melakukan modifikasi sesuai keinginan. Freedom 1 ini memerlukan keterbukaan kode sumber.
- Freedom 2. Kebebasan untuk menyebarluaskan salinannya.
- Freedom 3. Kebebasan untuk menyebarluaskan salinan hasil modifikasi yang dibuat.
Contoh open source software
OSS sebenarnya sangat mungkin sudah kita gunakan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contohnya
- Sistem operasi: linux, *BSD (OpenBSD, FreeBSD, NetBSD, dll)
- Web browser: mozilla firefox
- Aplikasi perkantoran: libreoffice, openoffice.org, calligra, dll
- Web server: apache, litespeed, nginx
Manfaat open source software
1. Hemat biaya
Salah satu keunggulan open source software adalah bebas biaya lisensi. Hal ini sangat membantu bisnis kecil, startup, hingga instansi pemerintah. Pengguna tidak perlu menyediakan anggaran untuk pembelian lisensi baru atau perpanjangannya.
2. Transparansi dan keamanan lebih baik
Karena kode sumbernya terbuka, OSS memungkinkan audit publik. Ini membuat sistem lebih aman dan terpercaya. Siapapun boleh melihat kode sumber dan melakukan audit ataupun test keamanan. Sudah menjadi tradisi pengguna yang menemukan celah keamanan akan melaporkan ke pengembang. Pengembang ataupun pengguna lain biasanya segera mengecek dan menutup celah tersebut.
3. Fleksibel
Pengguna dapat menyesuaikan software sesuai kebutuhan. Ini sangat penting untuk perusahaan yang membutuhkan solusi spesifik. Kode sumber yang terbuka memungkinkan siapapun memodifikasi kode sumber hingga kebutuhannya terpenuhi.
4. Dukungan global
OSS didukung oleh komunitas developer dan penggunanya di seluruh dunia. Dukungan ini biasanya ditemukan di forum tanya jawab atau platform berbagi kode seperti codeberg, github & gitlab yang umumnya juga menyediakan fasilitas pelaporan bug dan diskusi.
5. Stimulasi skills
OSS merangsang peningkatan skills. Keterampilan yang potensial untuk ditingkatkan dengan OSS antara lain:
Komunikasi dengan bahasa Inggris
Kode sumber dan mayoritas dokumentasi tentang OSS ditulis dalam bahasa Inggris. Begitu juga diskusi antarpengembang dan pengguna. Bahasa Inggris menjadi suatu hal yang sangat lazim dipakai.
Bertindak etis
Teknologi memang berkembang semakin canggih. Penggunaan teknologi semakin masif. Namun, manusia tetaplah manusia, punya hati punya emosi. Komunitas OSS masih kekeuh memegang nilai dan norma sosial. Etika menjadi guideline bagaimana berinteraksi dengan komunitas. Etika juga menjadi garis batas antara yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Komunitas OSS biasanya memiliki etika tertulis seperti penggunaan bahasa yang sopan dan mudah dipahami, tidak boleh berjualan di forum, tidak mendiskreditkan pengguna lain ataupun suku, agama, ras, adat istiadat.
Manajemen diri dan emosi
Masalah bisa dialami siapa saja, termasuk pengguna OSS. Suatu saat pengguna OSS mungkin bingung cara menggunakan fitur, menemui error, software menjadi crash, dll. Masalah-masalah itu sudah seharusnya dihadapi. Tenang adalah kunci. Membuka dokumentasi akan membuka jalan keluar. Bertanya kepada komunitas membuat arah mencapai tujuan semakin jelas.
Bahasa pemrograman
Pada dasarnya software adalah barisan kode program. Membuka kode program dan mempelajarinya sedikit banyak ngiras-ngirus belajar bahasa pemrograman. Patching atau bug fixing berpotensi menjadikan kemampuan programming meningkat.